Yang paling sering kau beri makan

Satu waktu, seorang anak sekolahan yang sedang berjalan di depan rumah tetangganya  melihat seorang pria paruh baya memberi makan kedua anjingnya. Sedikit berbeda karena, pria persebut memberi makan peliharaannya di tempat yang terpisah hal ini menimbulkan pertanyaan dalam dirinya.

179536_252720178171670_454329697_n


Suatu hari, anak tersebut memberanikan diri untuk bertanya mengapa pria paruh baya memberi makan kedua anjingnya di tempat yang berbeda. Kemudian dijawab pria tersebut, agar mereka tidak bertengkar dan berkelahi. Setelah itu terjawablah pertanyaannya selama ini. Merasa puas, anak tadi  pun akan beranjak pergi. Tetapi tangan pria itu menahannya dan mengatakan, “Tunggu dulu anak muda.”

Kemudian pria tersebut mengajak anak itu untuk duduk dan mengenalkannya pada kedua anjingnya. Ternyata pria dan istri paruh baya tadi sudah sering melihat bocah lelaki itu berjalan sambil heran didepan rumahnya.

Terlibat dalam pembicaraan, pria baik tadi kemudian berkata mengenai sesuatu. “Aku juga punya dua anjing srigala dalam diriku. Anjing pertama, penuh kemarahan, dendam, kecemburuan, kebohongan, dan kelicikan. Sementara anjing kedua, penuh dengan rasa senang, jujur, damai, dan penuh kebenaran,” jelasnya.

“Mereka selalu bertarung di dalam dadaku ini, atau di kepalaku,” lanjutnya sambil menunjuk bagian tubuh yang disebutkannya. “Dan mereka juga ada dalam diri semua orang, termasuk aku dan kau,” paparnya.

Setelah itu, anak tersebut menoleh dan bertanya, “Lalu, siapa yang akan menang di antara kedua anjing itu?” Sambil tersenyum pria paruh baya tadi menjawab, “Yang paling sering kau beri makan.”

_____________________________________

Cerita di atas menggambarkan keadaan manusia yang tidak 100% sempurna. Terkadang hati kita sama seperti timbangan yang timpang, entah itu menjadi terlalu baik atau justru terlalu jahat.

unduhan

Mau menjadi orang baik atau jadi orang jahat itu pilihan anda, tergantung mana yang sering anda hidupi. Selasa pagi kemarin saya berkesempatan melayani fellowship di PT Sopanusa Mojokerto. Saya disana sampaikan tentang tema yang mereka “request” yaitu tentang ketidak-pedulian. Rupa-rupanya hari-hari ini semakin banyak orang tanpa sadar menjadi jahat, dengan mengambil sikap “i dont care about you!”.

images

Paling tidak ada beberapa alasan yang saya sampaikan dalam khotbah kemarin kenapa kita harus berbuat baik. Salah satunya adalah karena Tuhan sudah terlebih dulu baik kepada kita. Tidak ada satu pun rancangan jahat dari Tuhan kepada manusia.

Jadi kalau saya baik ke anda dengan menulis renungan ini tiap hari bukan karena “supaya”. Supaya saya terkenal , supaya saya dapat pujian, supaya saya dapat uang bahkan! Wow…sama sekali tidak terbersit seperti itu. Alasannya adalah “karena” Tuhan itu sudah terlalu baik buat saya. Jadi mari kita ganti motivasi dalam berbuat baik bukan “SUPAYA” tapi “KARENA”. Mau ?

cropped-gideoncom.jpg

4 thoughts on “Yang paling sering kau beri makan

  1. Mauuuuuu………setuju pak Gi…..dan itu melalui proses….untuk jadi baik kita perlu penyertaan Tuhan dlm hidup ini…..terima kasih renungannya…..upahnya besar ϑî sorga pak….GBU

  2. Bagus..skalii..Renunganny…Bs..Mengingatkan..Kt smua..yg Udah / Mau Keluar dr FT.. utk.. Cepat2..berbalik pd Jalur Nya..Tuhan Memang Gak Mudah..saat di hadapkan pd Situasi..yg hrs Milih..Hny dg Pertolongan dr Roh Kudus..stiap saat..kt bs terhindar dr Ksalahan..wlaupn terlihat ksalahan2 kecil2..tp kl kt Sirami / beri makan teruus.. Lama2..akn Meng Akar..Fenomena yg sprti ini..yg skrg bnyak terjadi dlm khidupan kt
    Smoga Gideon..sĺl Rajin..menulis Inspirasi2 semacam ini..Setidak2ny udah mngingatkan..kita2..ini..Ttg Pilihan.. Minta.. RohKudus..yg Pilihkan..AMIN.. JB.U

Comments are closed.