Virus Corona Tidak Akan Tahan Lama!

Kemarin, saya baca headline berita dari BBC News Indonesia yang cukup membuat saya tercengang. Setelah itu merasa, ehhhmm...iya bener juga tuh headline!

Ditulis begini, “Virus corona: Sejarah menunjukkan wabah bisa ubah peradaban dan meruntuhkan dinasti.

Gak perlu jauh-jauh menelesik berbagai sejarah, seperti dipaparkan oleh artikel itu, saya juga sudah banyak melihat berbagai perubahan di sekitar kita.


Berbagai profesi yang dulunya sama sekali tidak berhubungan dengan berdagang masker atau hand sanitizer, hari-hari ini mereka sedang mengambil kesempatan untuk menolak punah.

Tahu sendiri lah. Hari-hari ini sulit bisa jualan unit mobil baru. Sementara dapur harus tetap ngepul.

Ya udah, modal status WA, Alhamdulillah, laris manis hand sanitizernya. Ada juga disinfektan buat semprot-semprot. Biar keok virus coronanya!

Mau beli ta ko? Murah loh dibanding di luaran sana!

Hahaha…demikian isi cuplikan percakapan saya ama seseorang yang dulunya sales mobil.

Nah ini yang pertama.
Covid-19 membuat orang cepat-cepat berubah profesinya. Yang penting bisa tetap “hidup” di saat berbagai unit usaha terjun bebas ke bawah.

Komentar saya? Orang Indonesia itu memang kreatif. Cepet juga kemampuan adaptasinya. Asal halal, lanjutkan gan! Sementara jangan COD ya gan. Kan lagi physical distancing!


Wah, harus tetap ibadah dong! Ibadah itu bukan online. Harus datang ke tempat ibadah. Gak bisa dari rumah saja.

Kita tidak perlu takut dan kalah dengan virus corona. Yang takut itu gak punya iman namanya!

Demikian kurang lebih pendapat mereka yang tidak setuju dengan ibadah dari rumah saja.


Nguawur pol itu yang masih nekat ibadah di tengah situasi kayak begini. Apa gak baca tuh berita-berita di Indonesia dan di luar Indonesia. Abis ibadah massal, eh pada meninggal tuh gara-gara terpapar virus corona.

Heeiiii, kamu itu jadi pembunuh banyak orang loh saat nekat tetap ibadah!”

Kelompok pro ibadah dari rumah membalasnya dengan kalimat begitu.


Jujur saya prihatin melihat “pertempuran” ini. Perubahan kedua yang saya lihat akibat virus corona adalah saya namakan dengan budaya kebablas.

Bablas hantam sana, bablas hantam sini. Bila perlu yang sana sampai amblas!

Orang bilang inilah demokrasi. Tapi bikin saya makin crazy loh melihat demo beginian.

Perubahan kedua yang saya mulai lihat, orang semakin intoleran dengan perbedaan.


Komentar saya bagaimana untuk hal ini?

Bapak-bapak, ibu-ibu, saudara-saudara, ayo kita doa saja deh biar pandemi corona ini cepat berlalu! 

Ojo tukaran ae ta laaaah! Jangan sampai deh virus corona membuat kita makin egois menyelamatkan kepentingan diri sendiri.

Ah, sudahlah. Jangan makin tegang ya baca tulisan saya ini. Tenanglah, ini semua akan berlalu. Virus corona gak akan tahan lama kok. Beneran gak akan tahan lama. Kenapa?

Karena made in China!!



Gideon Yusdianto

Instagram @61d30n