UNFORGETABLE MAMA

Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapaku
Dalam penat yang tak pernah terbisikkan, kau selalu mendekapku
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku

Usiaku kini telah berubah
Bukan lagi bocah kecil
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan dengan nasihatmu kala malam telah larut & gerbang mimpi siap menghampiriku.

Kala yang lain terlelap
Ku tahu kau tak pernah terlena
Segenap pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu berkerja untuk masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin tanpa itu bisa jadi aku terlindas oleh jaman yang semakin keras

Kaulah pengantar luasnya pengetahuanku
Kala wadah kosa kataku hanya bagai tetesan air
Kaulah yang memenuhi hingga menjadi sebuah lautan
Kaulah bintangku yang selalu bersinar kilau
Yang tak mungkin pernah bisa terlupakan oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban manusia

Berharap aku bisa, mama…
Membalas segenap cinta & kasihmu
Berharap aku mampu, mama…
Mempersembahkan seterang kilaumu, sehangat dekapanmu, setulus kasihmu dan sebijak nasihatmu

Ku melihat, mama…
Tanganmu yang mulai keriput itu tak pernah lepas berharap untukku dalam setiap doa yang kau panjatkan
Ku menatap, mama…
Senyum cantikmu selalu menyapa tiap kata yang terlepas dari tutur kata
Ku tahu, mama…
Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derap langkahku

Tuhan,
Kutengadahkan tanganku, berharap KAU membahagiakannya seperti aku saat ini
Kumohonkan sebuah mimpi indah di tiap malam buat mama
Anugerahkan mama sebuah kecupan hangat
Seperti yang selalu ia berikan padaku waktu kecil  saat aku terjaga di malam hari
Ya Tuhan,
Sejahterakanlah mama…

Mama, pelangiku, matahariku, rembulanku
Terima kasih kuhaturkan dengan tulus padamu

*******************************************************************************

Banyak yang bilang aku terlalu “kolokan” dengan menjadi “anak mama” banget, padahal aku bukan anak kecil lagi. Kami selalu rentang renteng berdua kemana-mana. Masih teringat jelas, di kala masa kecilku, mama menggandeng tanganku berjalan kaki menyusuri kota. Terkadang aku merengek minta mainan, majalah atau makanan, seolah tak mau tahu kalau uang belanjanya sudah menipis.

Sampai kini ku dewasa, kasih setia mama tak pernah berubah. Masih terekam dengan jelas, ketika aku sakit, mama seolah tak rela membiarkan aku tertidur sendirian di kamarku. Ketika aku terbangun di tengah malam, betapa kagetnya aku karena mama sudah tertidur di kasur di bawah lantai menjagaiku semalaman, sementara aku yang tidur di atas ranjang.

Di tengah malam itu pula, ia selalu menaikkan doa kepada Tuhan. Dengan berbisik-bisik, karena takut membangunkan  aku, terucap namaku disebut dalam doa mama memohon kesembuhanku.

Terlalu banyak memori tak terlupakan di antara kami.
Dengan segudang kebaikannya, maafkanlah kalau aku harus mengabaikan setiap kata orang yang bilang bahwa aku terlalu kolokan menjadi “anak mama”, karena aku sungguh anak mama yang berharap masih banyak waktu buat kami untuk saling bersama, seia sekata mengarungi ganasnya kehidupan.

Thank you mama, the unforgetable mama…

-gideon yusdianto-

 

 

6 thoughts on “UNFORGETABLE MAMA

  1. Kasih ibu seluas samudra
    “Di doa ibuku namaku disebut…di doa ibu ku dengar…ada namaku disebut…..”

  2. Jd terharu:(
    Jd inget my mom usianya udah 81 thn tp cinta & perhtiannya ttp sama kpd ke 2 anaknya.
    Seperti pepatah yg mengatakan:
    Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang gala.

  3. Hopefully God agree with your wish to your mom…. Gpp jadi ‘anak mama’ lebih beruntung&terhormat daripada jadi anak jalanan (malah anak jalanan pingin jd anak mama kan), jd no reken ajalah terhadap komentator, yg penting udah berjalan di jalan yg benar menurut Tuhan ……..heheheh………….
    Eternal & Touchable true story^=^ Jesus loves & blesses all of you always! »•*•※•*•※Ä♏έέέn※•*•※*•«O:)

  4. Bersyukurlah selagi Mama msh ada di samping kita krn dg demikian kita msh punya kesempatan utk menunjukkan cinta kita kpd beliau, meski semua yg kita berikan tdk akan mampu membalas semua cinta kasihnya pd kita.

    Walau Mamaku sdh berada bersama Tuhan Yesus, kenangan 35 thn kebersamaan kami adalah masa terindah dlm hidupku. I love u mama…

Comments are closed.