Senyum Kami gak Selamanya Natural loh!

Di berbagai foto koleksi kami, selalu senyum. Senyum asli atau dibuat-buat?

Ya bisa jadi rekayasa. Karena tidak setiap keadaan membuat kami bisa senyum sukacita. Yang natural kan begitu yak ?

Justru kami pembohong dan munafik loh kalau kami tidak pernah susah. Orang gila yang katanya suka senyum aja, gak senyum terus kok dalam tiap keadaan. Hahaha!

Loh kan Tuhan sukacita sejati?

Itu betul! Bahwa Tuhan sebagai sumber kebahagiaan kami. Tak terbantahkan. Tapi kan tidak sampai membuat kami gak bisa be ourselves!                           

Prinsip kami berdua, saya dan Mama, begini, Apa pun faktor luar yang membuat kami unhappy, ya udahlah. Senyumin aja!

Senyum adalah lengkungan yang membuat lurus segalanya.

Bahkan sahabat saya bilang, senyum kepada sesama kita adalah sedekah buat diri kita sendiri.

Jadi ya masa gak mau ngasih yang terbaik buat diri sendiri?

Meski indikator ekonomi belum membaik. Meski belum sembuh. Meski keluarga masih ancur-ancuran. Dan meski-meski yang lain, yang sedang Anda alami. Senyumin aja!

Kalau Anda pernah merasakan hujan turun sesaat setelah langit mendung.

Nah, percaya saja, sebentar lagi ada air mata kebahagiaan yang menetes, sesaat setelah bibirmu tersenyum. Meski keadaan saat ini belum mendukung. 

Kami berdua pernah mengalaminya kok! Bukan teori belaka.

Lha kalau difitnah orang lain bagaimana? Mana bisa senyumin aja?

Begini. Kalau ada yang ngomongin gak enak di belakang tentang kita, senyumin aja juga!

Nah, kalau ada yang ngomongin kita di depan, kasih kaca cermin!

How?

(Btw, thank u buat yang udah like & share postingan ini ya! Smileeeeeee....)

 

Gideon Yusdianto
Instagram @61d30n