SAHABAT SETIA

Apa yang paling indah dari sebuah persahabatan? Tak lain adalah ketulusan seseorang dalam membantu sahabatnya. Seorang sahabat sejati bahkan rela untuk berkorban dan bersusah payah untuk meringankan beban sang sahabat tercinta.

Sebuah kisah persahabatan baru-baru ini telah menyentuh hati para netizen. Kisah ini adalah tentang seorang remaja berusia 18 tahun yang selalu menggendong teman sekelasnya selama tiga tahun belakangan. Dilansir dari shanghaiist.com, Xie Xu dengan sukarela menggendong sahabatnya Zhang Zhi (19 tahun) yang menderita penyakit atrofi otot. Selama bersekolah di Daxu High School, kota Xuzhou, Cina, Xie selalu siap sedia menyediakan punggungnya untuk Zhang.
2
Foto: copyright shanghaiist.com

Xie stak pernah absen menggendong Zhang dari asrama ke sekolah, membantu mencucikan bajunya, dan makan tiga kali sehari. Sesekali, Xie juga akan menggendong Zhang ke kantin untuk sarapan.

3
Foto: copyright shanghaiist.com

Xie berkata pada reporter kalau dalam sehari, ia bisa puluhan kali menggendong Zhang. Kini, keduanya sudah duduk di kelas XII dan menduduki peringkat teratas di kelasnya selama tiga tahun berturut-turut.

4
Foto: copyright shanghaiist.com

“Kisah dua murid ini sangat inspiratif dan menyentuh. Mereka tidak punya ikatan darah,tapi Xie telah membantu Zhang selama tiga tahun. Dia adalah murid yang paling cemerlang. Dia juga menularkan pengaruh positif kepada murid lainnya yang juga siap membantu Zhang. Dengan pertolongan Xie, Zhang tak pernah absen sekalipun,” papar Guo Chunxi, wakil kepala sekolah Daxu School.

Beruntungnya Xie punya sahabat seperti Zhang. Dan betapa baik hatinya Zhang rela menggendong dan membantu sahabatnya itu bisa tetap bersekolah dengan baik.

_________________________________________________

Mencari sahabat itu susah-susah gampang. Bagi sebagian orang yang beruntung, mereka bisa memiliki banyak sahabat yang tidak saja hadir di kala senang, tetapi juga ada di waktu susah. Sebagian orang lagi masih kesulitan untuk bisa mendapatkan teman berbagi sebagai sahabat yang sejati.

Ada yang memang kesulitan untuk membuka diri dan bergaul, tetapi ada pula yang masih tetap kesulitan meskipun mereka sudah membuka pintu persahabatan dengan orang lain. Semakin hari manusia semakin bersikap individualis. Manusia cenderung semakin tidak peduli terhadap sesamanya dan hanya mementingkan dirinya sendiri.

Hari-hari ini kita melihat begitu banyak orang yang merasa kesepian, merasa sendirian dalam memikul beratnya beban kehidupan. Kesunyian begitu mencekam, sedih rasanya ketika mendapati bahwa tidak ada lagi siapapun yang peduli terhadap penderitaan mereka. Tapi benarkah kita harus sendirian menghadapi semua itu? Alkitab berkata tidak. Hanya sahabat sejatilah yang mau tetap berada bersama kita di saat kesusahan, dan betapa indahnya ketika mengetahui bahwa Yesus sudah menyatakan DiriNya sendiri sebagai seorang sahabat yang sejati.

Sebuah lagu berjudul “What a Friend We Have in Jesus” saya dengarkan saat ini lewat suara Alan Jackson. Lagu yang aslinya ditulis sudah sangat lama pada pertengahan tahun 1800 an oleh Joseph Scriven ini begitu indah menegaskan bahwa Yesus adalah sahabat sejati yang paling luar biasa yang bisa kita temukan. Manusia yang tidak sempurna kadang kala bisa mengecewakan kita, tetapi Tuhan yang begitu besar kasihNya, bahkan telah menebus kita semua agar bisa selamat masuk ke dalam KerajaanNya kelak menegaskan bahwa Dia rindu untuk menjadi sahabat kita.

Seorang sahabat berbeda dengan teman yang bisa datang dan pergi kapan saja. Seorang sahabat yang sejati akan selalu berusaha hadir bersama kita menjadi pendengar yang baik, menghibur, menguatkan dan memberi bantuan di kala kita butuhkan. Dan bentuk persahabatan seperti itulah yang diulurkan Tuhan kepada kita. Jika anda menyadari hal ini maka anda tidak perlu takut untuk mati dalam kesunyian. Yesus adalah Sahabat yang sejati yang selalu bersama kita hingga akhir masa.

“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran” (Amsal 17:17),

 

logo_1543818_web