Saat ini lagi bingung ya memutuskan sesuatu?Baca ini dulu biar gak bingung.

Mark Twain, seorang penulis dari Amerika Serikat, pernah menulis tentang kisah yang menginspirasi saya.

Suatu ketika ada seorang pria meninggal. Ia berjumpa dengan Rasul Petrus di pintu surga. Pria ini langsung menanyakan

Rasul Petrus, bertahun-tahun saya tertarik pada sejarah kemiliteran. Saya penasaran, siapakah Jenderal terhebat menurut catatan Anda?”

Oh….Itu. Orang yang Anda tanyakan ada di sebelah sana.

Begitu melihat orang yang ditunjukkan Rasul Petrus, pria ini berkata,

Ah…Anda pasti keliru. Saya kenal orang itu sewaktu masih hidup di dunia. Ia kan cuma seorang pekerja biasa!

“Betul!” Rasul Petrus menjawab, “Tapi ia bisa menjadi Jenderal terhebat sepanjang masa, andaikan ia memutuskan untuk menjadi seorang Jenderal.

Nah, Anda paham kan makna kisah ini? Coba renungkan. Setiap hari kita diperhadapkan dengan sebuah pilihan. Dari yang sederhana-sederhana.

Misalnya saja.
Pilihan untuk pakai baju yang mana hari ini?
Pilihan untuk makan apa?

Hingga pilihan yang paling sulit dan rumit. Biasanya berhubungan dengan pilihan membentuk masa depan.

Misalnya saja.
Kuliah apa dan mau kerja apa nantinya?
Betulkah dia pasangan hidup yang Tuhan tetapkan?

Yang membuat sulit dalam kita memutuskan sebuah pilihan adalah kekuatiran akan resiko yang bisa terjadi. Jangan ambil keputusan di kala kita kuatir. Salah memilih atau salah memutuskan bisa fatal error seumur hidup. Anda pernah menghadapi konsekuensi itu?

Dibutuhkan iman yang cukup untuk melangkah dalam keputusan yang sudah kita buat.

Seperti kisah tadi di depan. Harusnya dia bisa jadi Jendral terbesar sepanjang masa. Tapi dia tidak mau memutuskan untuk menjadi Jenderal. Ya makanya akhirnya jadi pekerja biasa. Kan segala sesuatunya bermula dari keputusan!

Trus bagaimana kalau kita salah dalam mengambil keputusan?

Tak jarang emang kita bisa salah ambil keputusan. Biasanya ambisi dan ego pribadi jauh lebih kuat suaranya dibanding dengan suara Tuhan. Makanya check and re-check.

Betulkah keputusan kita hari ini bukan hanya berlandaskan atas kenyamanan pribadi saja?

Betulkah sungguh-sungguh itu kehendak Tuhan?

Tuhan telah memberi kebebasan kepada kita untuk memilih dan mengambil keputusan.

Tentukan masa depan kita! Berkat ada di balik sebuah keputusan yang tepat.


Gideon Yusdianto
Instagram @61d30n