RUSA ANGIN

Alkisah, seorang Raja memiliki kebun yang tampak menyenangkan. Hewan kadang-kadang datang ke taman tersebut dari hutan terdekat. Tukang kebun mengeluh tentang hal ini kepada Raja. Lalu jawab Raja, “Jika engkau melihat binatang aneh, katakan padaku.”

Suatu hari, tukang kebun melihat semacam rusa aneh di ujung taman. Ketika melihat orang itu, hewan itu berlari secepat angin. Itulah sebabnya mereka disebut ‘rusa angin’. Jenis yang sangat langka, pemalu, dan mudah takut pada manusia.

Tukang kebun menceritakan kepada Raja tentang ‘rusa angin’. Raja lalu bertanya kepada tukang kebun apakah ia bisa menangkap hewan langka itu. Jawab tukang kebun, “Tuanku, jika Anda memberi saya beberapa madu lebah, saya bahkan bisa membawanya ke istana.” Maka Raja memerintahkan agar tukang kebun itu diberikan madu sebanyak yang dimintanya.

‘Rusa angin’ yang datang suka sekali makan bunga dan buah di kebun kesayangan Raja. Tukan kebun membiarkan dirinya dilihat oleh rusa itu sedikit demi sedikit, sehingga berkurang rasa takutnya. Kemudian tukang kebun itu mulai mengolesi madu di atas rumput, di mana ‘rusa angin’ itu biasanya datang untuk makan. Benar saja, rusa mulai makan rumput yang dioleskan madu. Segera saja ia mempunyai rasa untuk keinginan makan ‘rumput madu’. Keinginan yang membuatnya datang ke taman setiap hari. Tak lama lagi, ia tidak akan makan apa-apa lagi.

Sedikit demi sedikit, tukang kebun itu mendekati ‘rusa angin’. Pada awalnya, rusa itu ingin lari. Tapi kemudian rasa takutnya hilang dan ia berpikir bahwa orang itu tidak berbahaya. Tukang kebun itu semakin dekat dan lebih ramah, akhirnya ia berhasil membuat rusa itu makan ‘rumput madu’ langsung dari tangannya. Tukang kebun itu terus melakukan hal ini selama beberapa waktu, untuk membangun keyakinan dan kepercayaan rusa itu.

Sementara itu, tukang kebun telah menyiapkan deretan tirai sepanjang jalur taman. Dalam jalur ini, tirai tersebut akan menghalau ‘rusa angin’ agar tidak dilihat orang yang mungkin membuatnya takut.

Ketika semua sudah siap, tukang kebun mengambil tas rumput dan wadah madu dengannya. Sekali lagi, ia memulai menyiapkan ‘rumput madu’ di tangannya ketika ‘rusa angin’ itu muncul. Secara bertahap, tukang kebun memimpin agar ‘rusa angin’ masuk ke jalur yang bertirai. Perlahan, ia terus memimpin dengan ‘rumput madu’nya, sampai akhirnya rusa itu mengikutinya tepat ke istana. Setelah masuk, para penjaga istana segera menutup pintu, dan ‘rusa angin’ itu pun terjebak. Melihat orang-orang di dalam istana, ia tiba-tiba sangat ketakutan dan mulai berlarian, secara liar ia mencoba melarikan diri.

Raja datang ke lorong itu dan melihat ‘rusa angin’ panik. Katanya, “Rusa angin! Bagaimana dia bisa masuk ke sini?”

“Rusa angin adalah hewan yang tidak akan pernah kembali ke tempat di mana ia melihat banyak manusia, selama tujuh hari penuh. Biasanya, jika ia sudah merasa ketakutan di tempat tertentu, ia tidak akan kembali lagi untuk seluruh hidupnya! Tapi lihat! Bahkan makhluk langka pemalu ini bisa diperbudak oleh keinginannya karena sesuatu rasa yang manis. Kemudian ia bisa terpikat ke pusat kota bahkan di dalam istana itu sendiri.”

“Teman-teman, Guru selalu mengingatkan kita untuk tidak terlalu terikat dengan tempat kita hidup, untuk semua hal yang akan berlalu. Guru mengatakan, melekat pada lingkaran kecil akan membatasi teman-teman kita dan membatasi pandangan kita yang luas. Tapi melihat berapa banyak bahaya karena keinginan sederhana untuk rasa manis, atau sensasi rasa lainnya. Lihat bagaimana hewan pemalu yang indah ini terjebak oleh tukang kebun saya, dengan mengambil keuntungan dari keinginannya akan rasa.”

Tidak ingin membuat sengara ‘rusa angin’ itu, Raja kemudian melepaskannya ke hutan. Sejak itu ‘rusa angin’ itu tidak pernah kembali ke taman kerajaan, dan ia tidak akan pernah melewatkan rasa ‘rumput madu’ lagi.

_____________________________________

Tidak semua yang nikmat, enak dan menyenangkan itu baik ujungnya. Kalau kita gatal, wueenak tenan, maknyus kalau digaruk, tapi ujungnya bisa luka bahkan jadi borok.

Nah, begitu pula halnya dengan dosa yang mungkin awalnya terasa nikmat namun ujung-ujungnya fatal bagi masa depan kita. Kebenarannya adalah dosa tidak lagi punya tempat bagi kita, itulah yang seharusnya menjadi bagian hidup kita setelah menjadi ciptaan baru dalam Tuhan.

Daripada nambah dosa, nanti malam, jam 20-23, dengarkan kisah-kisah mengharukan yang belum pernah saya bagikan di web ini. Dengarnya di Radio Bahtera Yudha 96.4 FM Surabaya. Anda bisa streaming juga di www.bahterayudhafm.com atau mendownload aplikasi Bahtera Yudha di PlayStore.

logo_1543818_web

2 thoughts on “RUSA ANGIN

  1. Pagi.Kisah yg bagus

    Iya.benar.”Dari Benih yg bagus&baik akan Menghasilkan buah yg bagus&enak meski hrs menunggu lama.Bila benih buah sejak awal sdh agak rusak/busuk.di olah dgn cara yg Bagus&Tercanggih apa pun &dikemas dgn bagus,menarik.Sehingga tampak menarik,segar&enak di makan.tp setelah di rasakan utk beberapa saat&masuk tubuh kita semua. hsl akhirnya adl Penyakit yg parah& lama sembuhe bhkan sampe meninggal dunia dgn membawa sakitnya.

    Seperti DOSA yg terkadang dgn sadar atou Tdk di sengaja TAHU akibatnya tp Krn beberapa Faktor Kepepet tuh&hasilnya Enak.(sering di anggap wajar manusia tdk luput dr Dosa& manusia tdk ada yg sempurna kok)Tetap aja di lanjutkan& terus menerus di lakukan Dosa Tsb oleh kita semua(termasuk saja juga)

    Meski Kita semua melakukan Dosa & membuat Tuhan sedih hampir setiap harinya.Tapi Tuhan tetap Menyertai kita.Tetap Melindungi kita,Menguatkan kita,Memberi kesembuhan,Memberi Pertolongan,Mengampuni kita serta Mengasihi kita Semua.

    Kita tahu Betapa Besar Kasih Tuhan pd kita semua.Mari kita bersama sama terus belajar utk Mau Mengaku Dosa setiap harinya pd Tuhan dlm DOA serta memperbaiki& hidup baru sesuai Firman Tuhan.
    Mari kita bersama sama belajar utk tetap memiliki Hati yg Bersyukur.
    Mari kita bersama sama utk belajar tetap terus PERCAYA&Berserah hanya pd TUHAN saja.
    Bersama Tuhan kita Bisa.!Amin.

    Thank u Ko Gi.ats kisahnya.Met bertugas.met melayani utk Nantii malam(horeee).meski nanti sedikit terlambat dgrin Koko siaran . tetap Doaku akn menyertaimu &smg acara berjln lancar,(tdk mati lampu).Amin2x. Semangat7x

    (Nih hny menebak saja.Jgn marah ya.”Kisah yg d bawakan nanti mlm mungkin kisah kesaksian dari Bu Lenny ya.tmn koko) .klo salah tebak sorry2x.
    Thank

  2. I think it’s like the world that sometimes give us honey on the right hand side but if we’re not careful, there is poison on the left hand side. It’s better to be careful.

Comments are closed.