Rubber Boy

Dalam setiap perayaan imlek, kalimat yang sering diucapkan satu sama lain adalah “Gox Xi Fa Cai”, yang artinya selamat menjadi sejahtera.

Apa pemahaman anda di balik kata “sejahtera’? Kaya rayakah? Mau beli apa saja selalu ada uang, menggunakan segala fasilitas kehidupan dengan mewah ?

Saya mengajak anda melihat sebuah tontonan video yang saya ambil dari youtube berikut ini

 

Si Ahok di video ini merasa minder karena ia miskin, sementara teman-teman sekolahnya yang kebanyakan dari keluarga kaya mengejek dengan memanggil ¬†Ahok dengan julukan “rubber boy” (bocah karet). Bukan karena ia lentur, tapi karena mamanya, single parent, ia hanya seorang buruh yang bekerja menyadap karet dari pohonnya.

Ahok mogok sekolah karena ia malu. Ia menyuruh mamanya supaya bekerja lebih keras agar ia tidak malu dengan teman-teman sekolahnya yang biasa diantar dengan mobil oleh orang tuanya. Sementara Ahok cuma diantar dengan sepada butut mamanya. Adegan berikutnya, mama Ahok mengajak anaknya untuk ikut bekerja menyadap karet. Di sanalah ia tahu arti sebuah pengorbanan dan kerja keras yang dilakukan mamanya demi Ahok.

Dalam perjalanan pulang, ia kembali berpapasan dengan seorang teman wanitanya yang diantar papa mamanya dengan menggunakan mobil. Tampak wajah temannya itu bersedih, karena sepanjang perjalanan mobil, orang tuanya cek-cok mulut tiada henti. Dari adegan inilah, si Ahok tersadar apa arti sebuah kesejahteraan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Bukankah pengalaman yang ada di video ini juga terjadi dalam realita kehidupan kita? Kita pikir sejahtera adalah kaya, dan orang yang kaya bisa bahagia. Saya mau katakan, hanya Tuhan yang sanggup memberikan keduanya, kekayaan dan kebahagian, utuh, tak terpisahkan !

Selamat hari Imlek buat anda yang merayakannya hari ini ! Selamat menjadi sejahtera di dalam Tuhan.