PEMIMPI ATAU PEMIMPIN ? CUMA BEDA “N” !

Dalam ulangan di sekolah, ada pertanyaan tentang sebutan bagi seseorang yang memberikan pengaruh bagi banyak orang. Entah karena buru-buru atau menggampangkan, walaupun saya tahu jawabannya “pemimpin”, ternyata saya hanya menulis “pemimpi”.

Saat ulangan selesai dan langsung dikoreksi, saya jadi bahan tertawaan teman yang mengoreksi pekerjaan saya. Kurang huruf “n” sudah menyebabkan perbedaan arti yang sangat besar!

Sebagai seorang Kristen yang berinteraksi di keluarga, masyarakat, gereja, kantor, dan sebagainya, setiap kita memiliki peran yang berbeda-beda. Tidak dapat dipungkiri, ada beberapa peran yang kelihatannya tidak penting, terutama kalau kita bekerja di belakang layar.

Namun, bukan berarti Tuhan tak adil. Sebaliknya, Dia tidak akan melupakan pekerjaan dan kasih kita terhadap nama-Nya oleh pelayanan kita. Tuhan mau kita selalu memiliki pengharapan pada-Nya  agar kita tidak menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut Tuhan yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Tuhan.

Kita harus belajar menjadi seperti Abraham yang menanti dengan sabar dan, dengan demikian. ia memperoleh apa yang dijanjikan padanya.

Apakah saat ini Anda bernasib seperti huruf “N” dalam pengalaman saya? Peran Anda disepelekan dan dilupakan orang?

Tetaplah berharap pada Tuhan dan ketahuilah peran Anda sangat penting. Tanpa Anda, satu pekerjaan atau pelayanan tak akan maksimal. Lakukan peran Anda, apa pun itu, sebaik mungkin.

(Richard Tri Gunadi / RH)