Orang Baik Kok Malang? Mengapa Begitu Ya?

Sering saya mendapat pertanyaan sulit dari banyak orang.

 

Kenapa orang baik dan hidup benar (paling tidak di penilaian mata manusia) kok mengalami apes alias kemalangan?

 

Kenapa saya katakan sulit menjawab ini?

Sebab ini wilayah otoritas Tuhan sih! Mana mungkin saya masuki dengan keterbatasan saya sebagai manusia.

 

Tapi, yang saya tahu, Mazmur 34:20 menuliskan.

Kemalangan orang benar banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu.

 

Jadi saya cuma bisa memikirkan begini.

Mana mungkin ada kata pemulihan, kalau tidak didahului dengan kerusakan?

Mana mungkin ada kata kesembuhan, kalau tidak didahului dengan sakit penyakit?

Mana mungkin terasa makna kelimpahan, kalau tidak bermula dari kekurangan?

Mana mungkin ada sukacita yang mendalam, bila tak ada derita menimpa?

 

Pramoedya Ananta Toer, mengatakan bukunya Child Of All Nations,

Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila.

Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit.”

 

Saya coba memahami setiap hari tulisan Paulus di Filipi 4: 12-13.

 

Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan.

Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku;

baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam kelimpahan maupun kekurangan.

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

 

Ah, jadi pengen nyanyi lagu favorit saya itu.

Colek @soundofpraiseofficial !

 

Gideon Yusdianto
Instagram @61d30n