Natal Tak Ada Artinya bila …

Sudah berapa kali Anda hadir dalam kebaktian Natal ?

Sudah berapa kali drama Natal yang Anda tonton bahkan Anda pagelarkan?

Sudah berapa kali renungan Natal Anda simak di ibadah Natal?

Sudah berapa kali Anda mendengar paduan suara dan orkestra yang begitu megahnya menyanyikan Christmas Carol?

Sudah berapa kali Anda menyanyikan Oh Holy Night atau Malam Kudus ?

Sudah berapa kali Anda memegang lilin atau lampu yang menyala dalam candle light service?

Sudah berapa kali Anda berfoto di depan pohon terang ?

Sudah berapa kostum baju baru bernuansa merah dan hijau yang Anda pakai untuk menghadiri Natal?

Permisi bertanya.

Apa masih disebut Natal saat tidak ada pagelaran drama Natal di Gereja?

Apa masih disebut Natal saat renungan Natal tidak bisa terdengar lagi?

Apa masih disebut Natal saat lagu-lagu Natal tidak berkumandang?

Apa masih disebut Natal saat tidak ada penyalaan lilin?

Apa masih disebut Natal saat kita tidak mampu membeli pohon terang?

Apa masih disebut Natal saat kita tidak memiliki baju baru untuk menyambut Natal?

Entah jawaban Anda apa?

Bagi saya, bagian terpenting dalam Natal bukan hanya euforia sesaat dalam sebuah selebrasi yang kita hadiri.

Bagi saya, Natal terlalu rendah keagungannya bila hanya dilewatkan dengan gimmick-gimmick yang terlihat oleh mata dan telinga.

Natal dalam hidup saya adalah saat Yesus hadir, menjumpai saya yang kotor karna dosa.

Ia sama sekali tidak memandang saya hina. Ia sama sekali tidak menolak saya yang hancur hati saat itu.

Di tengah heningnya malam itu di tahun 2001, Yesus untuk pertama kalimya menyentuh seluruh aspek hidup saya.

Ada kedamaian di pikiran dan hati yang tak mampu saya jelaskan kegembiraannya.

Yang jelas saat itu hidup saya dijadikanNya baru.

Dan hari-hari selanjutnya, saya menyerahkan setiap harapan akan masa depan, hanya ke dalam tanganNya.

Karena saya tahu, bagian tergelap sekalipun, akan menjadi terang dengan SinarNya.

Itulah Natal bagi saya!

Selamat Natal 2018 dari saya. Doa saya, damai Natal selalu ada bersama Anda.

Gideon Yusdianto
Instagram @61d30n