Mekso! Ini rasanya kalau di-pekso.

Mekso!

Bahasa Indonesianya #maksa!

Sebel kan ya kalau ketemu orang yang suka mekso?

Anda paling sebel kalau ketemu orang yang maksain soal apa?


Saya paling sebel kalau dipaksa untuk beli sesuatu produk oleh marketing. Lha udah dibilang gak butuh, tetep aja nawarin jualannya. Gak nyalahin 100% juga sih, kan itu memang SOP-nya marketing. Hehehe!


Dalam kondisi cuaca buruk di hari-hari ini, pesawat delay itu dah biasa. Saya sih sebel kalau kena delay. Mana gak jelas lagi delaynya berapa lama! 

Saya juga pernah nonton adegan penumpang di bandara marah-marah, mekso tetap harus bisa, pokoknya harus, minta segera diberangkatkan! CS dari maskapai hanya bisa meredakan dengan kata maaf. Padahal itu di dalam hatinya udah gempa bumi. Sebel!


Nah sekarang coba bayangin. Betapa sebelnya Tuhan kita, kalau kita ini suka maksain Dia.


Ayo Tuhan, sembuhkan saya!

Ayo cepetan Tuhan, kirimkan orang yang bisa miutangin saya!

Ayo buruan Tuhan, berilah profit secepatnya untuk bisnisku, biar cepet BEP!

Ayo Tuhan, ubahkan keras kepalanya pasanganku!

Ayo Tuhan, Engkau pasti bisa. Yessss…pasti bisa buka jalan buat kenaikan karirku!

Dan berbagai jenis mekso-meskso yang lain.

 

Bisa dipahami ya sebelnya Tuhan yang malah Anda tempatkan bahwa seolah Anda penguasa segala-galanya.

Doa bukan jadi sarana me-mepet-kan kehendak kita kepada Tuhan, eh malah kebalik! 

Tuhan yang saudara suruh nyocokin seleraNya ke selera Anda. Tuhan yang saudara suruh-suruh mengerjakan kehendak Anda, dengan label “Loh kan saya beriman. Harus beriman dong!”

 

Jujur, bukankah saya dan Anda hobi begituan?

#permisibertanya
#hanyauntukinstropeksi

 

Gideon Yusdianto
Instagram @61d30n