LEBAH vs LALAT

Lebah, serangga pencari madu ini tentu cepat dalam menemukan bunga. Sedangkan lalat, akan lebih cepat dalam menemukan kotoran bila dibandingkan dengan lebah. Pernahkah anda memerhatikan apa penyebab perbedaan dari kedua serangga ini?

Hal ini dikarenakan perbedaan naluri oleh keduanya. Naluri lebah hanya akan fokus pada pencarian bunga. Lebah tidak akan tertarik pada kotoran, karena serangga berwarna kuning dan hitam ini lebih tertarik pada harum dan keindahan bunga. Sehingga mereka bisa mengumpulkan banyak madu.

Hal yang sebaliknya terjadi pada lalat. Oleh karena naluri lalat yang hanya tertarik pada kotoran sehingga mereka tidak akan tertarik untuk menghinggapi bunga yang indah. Karena hanya fokus pada kotoran, sehingga lalat identik dengan kuman dan penyakit.

______________________________________________

Kedua serangga ini dapat menjadi perumpamaan dari kehidupan manusia. Yakni, kenapa ada orang jahat dan ada orang baik? Hal ini dikarenakan orang jahat tidak tertarik pada hal-hal yang baik. Sebab mereka hanya tertarik pada hal-hal jahat dan yang menyakitkan, seperti bohong, permusuhan, gosip, dan hal jahat lainnya. Dan sebaliknya, orang baik adalah mereka yang tidak tertarik untuk melakukan hal-hal buruk.

Apa yang kita pikirkan, menghasilkan pada apa yang akan dilihat. Selanjutnya, apa yang dilihat, mengarahkan kita pada apa yang akan diperoleh. Sebab kehidupan kita merupakan refleksi dari apa yang ada dalam hati dan pikiran masing-masing kita.

Bila hati dan pikiran selalu dipenuhi hal-hal negatif, maka apa saja yang dilihat akan selalu negatif. Inilah yang menyebabkan penderitaan, sakit hati, kecewa, iri hati, dan cemburu.

Bila anda ingin bahagia dan berhasil dalam kehidupan, milikilah naluri lebah. Dengan menanamkan hal-hal positif dalam hati dan pikiran kita. Sehingga kita dapat melihat kehidupan dengan positif dan berujung pada kebahagiaan.

Tidak hanya kita yang akan mencicipi ‘kemanisan’ dalam hidup, orang-orang di sekitar kita juga dapat menikmati hal yang sama. Hal yang sebaliknya juga bisa terjadi bila kita memilih naluri lalat. ‘Kuman’ yang kita tebarkan dapat mencelakakan orang lain.

Sekarang pilihan ada di tangan kita, apakah akan memilih ‘naluri lebah’ atau ‘naluri lalat’?

2 thoughts on “LEBAH vs LALAT

  1. Pagi pak Gi….tentunya pingin sekali py naluri lebah….biar hanya dgn penyertaaan Ťϋħ∂ή saja kita bisa melakukannya, terima kasih utk renungannya JBU

  2. Yang manis, yang patut dipuji & yg disebut kebaikan memilihnya & ingin selalu memikirkannya ..^^..>>>have a nice day & God bless you ^^

Comments are closed.