LANGKAH SUKSES

Alkisah, setelah tamat dari sebuah universitas, seorang pemuda sangat kebingungan dalam mencari pekerjaan. Angkatan kerja semakin hari semakin banyak karena setiap tahun, banyak lembaga pendidikan yang meluluskan ribuan pemuda dari berbagai jurusan. Namun, peluang kerja, di lapangan sangat terbatas, baik dari instansi pemerintahan maupun swasta.

Setelah beberapa bulan menganggur, pemuda tersebut menemui seorang tokoh bijak guna meminta petunjuk untuk menemukan apa yang ia inginkan, “Saat ini saya sangat bingung karena sudah lima bulan tamat dari perguruan tinggi, tetapi sampai sekarang saya belum memiliki pekerjaan tetap. Saya sangat malu kepada kedua orangtua saya, sebab mereka telah bersusah payah membiayai pendidikan saya selama ini dengan harapn kelak bisa membantu mereka. Namun sampai sekarang, saya belum bisa memberikan apa-apa kepada mereka. Menurut Bapak, apa yang harus saya lakukan?”

“Anak muda, apa sesungguhnya keinginanmu dalam hidup?” tanya tokoh bijak tersebut.

“Keinginan saya adalah bisa membahagiakan kedua orangtua dan orang-orang yang saya sayangi. Saya juga ingin sekali memiliki sebuah bisnis yang bisa saya kelola sendiri. Saya tertarik dengan bisnis di bidang pariwisata.

“Keinginan yang sangat bagus, Anak Muda. Apa latar belakang pendidikanmu,” kata tokoh bijak itu.

“Saya lulusan jurusan pariwisata. Saya juga pernah menjadi salah satu anggota dari tim pengawas tur se-Asia,” jelas pemuda tersebut.

Mendapat penjelasan demikian, sang tokoh bijak mengangguk-anggukkan kepala seakan mengetahui sesuatu. Ia lalu berkata, “Hei, Anak Muda, pengetahuanmu sangat bagus. Kamu juga memiliki keinginan yang sangat besar untuk membahagiakan orang-orang yang kamu sayangi dan mencapai kesuksesan dalam sebuah bisnis di bidang pariwisata. Namun, masih ada satu hal yang belum kamu lakukan,” jelas sang tokoh bijaksana.

Pemuda tersebut bingung dan tidak tahu kekurangan apa yang ada dalam dirinya. “Apa kekurangan saya itu, Bapak? Tolong beritahu saya agar saya memperbaikinya,” tanya pemuda tersebut.

“Kekuranganmu adalah kamu tidak segera bergerak untuk menerapkan pengetahuanmu dan mewujudkan keinginanmu,” jelas tokoh bijaksana itu.

“Maksud Bapak, saya harus segera bertindak untuk memulai sebuah bisnis di bidang pariwisata?” tanya pemuda itu.

“Betul sekali, Anak Muda,” kata tokoh bijaksana itu, sambil tersenyum.

Setelah mendapat nasihat dari tokoh bijaksana itu, si pemuda segera berusaha menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan perintisan bisnis yang bergerak di bidang pariwisata. Pemuda itu mendedikasikan seluruh perhatian dan waktunya untuk mengurusi bisnis barunya. Dari ketekunannya menjalankan bisnis barunya itu, beberapa tahun kemudian ia telah memiliki sebuah perusahaan travel yang sangat berkembang. Ia juga mampu mempekerjakan banyak orang.

______________________________

Menurut saya, ketika seseorang misalnya gagal dalam sebuah usahanya, ketika ia mencoba bangkit kembali dengan memulai usaha yang sama, dengan cara yang sama, dan dengan semangat yang sama, pasti hasil yang akan diperoleh pun tidak akan jauh berbeda.

Tetapi ketika menghadapi persoalan, jika langkahnya saja sudah berbeda, maka solusinya berbeda, hasilnya dipastikan akan jauh berbeda.

Maka dari itu, mari kita mulai melangkah dan terus melangkah sampai pada titik tujuan yang kita ingin capai. Sukses selalu buat anda !

logo