KITA ADALAH TAMU

Di dunia kita ini adalah tamu.

Karena kita tamu, maka kehadiran kita hanyalah sementara.
Kaya atau miskin hanyalah sementara.
Segala kejayaan atau kegagalan hanyalah sementara.

Jabatan, kedudukan, popularitas dan kemuliaan tidak selamanya.
Tidak ada presiden atau raja selamanya.
Tidak ada direktur atau manager yang abadi.

Sebab kita semua hanya tamu.
Karena tamu, begitu waktunya tiba, kita semua harus beranjak pergi..

Semua harta benda, emas permata, rumah dan kendaraan hanyalah pinjaman.
Walaupun kita mempunyai surat kepemilikan yang sah dan semua harta benda atas nama kita secara hukum..

Namun semuanya hanyalah kepemilikan sementara,
hanyalah pinjaman.

Karena pinjaman, begitu waktunya tiba, semua harus dikembalikan.
Semua yang ada di badan kita,
yang terkalung di leher,
yang terselip di jari,
yang dikenakan di pergelangan tangan,
yang tersimpan di saku,
semua harus dikembalikan
sama seperti ketika kita belum memilikinya.

Ketika lahir dua tangan kita kosong, ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong..

Waktu datang kita tidak membawa apa-apa
Waktu pergi kita juga tidak membawa apa pun.

Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan,
jangan minder karena miskin dan hina.
bukankah kita semua hanyalah tamu dan semua milik kita hanyalah pinjaman!

Tetaplah RENDAH HATI seberapapun tinggi kedudukan kita.

Tetaplah PERCAYA DIRI seberapapun kekurangan kita.

Karena kita hadir tidak membawa apa-apa, kembali juga tidak membawa apa-apa

Tetaplah BERSYUKUR dalam segala keadaan !