KERIPUT

Saya sudah hidup bersama suami saya kurang lebih 10 tahun. Kami bertemu ketika berusia 16 tahun dan tidak heran kalau kami menemukan perubahan masing-masing dari waktu ke waktu. Salah satu yang terlihat secara fisik adalah keriput pada kulit yang semakin hari semakin terlihat, seperti di area bawah serta sudut mata.

Dan, setelah satu minggu tak bertemu, kami berjumpa lagi dan suami saya memandang dengan tatapan panjang. Hal ini dilakukan banyak orang ketika saling rindu, tak terkecuali oleh saya dan suami saya. Semakin dekat dan suami saya semakin memerhatikan wajah saya sambil berkata, “Kamu memiliki keriput. Sejak kapan ini terjadi?”

Saya menjawab bahwa saya tidak tahu kapan hal ini terjadi dan tidak ada tanda atau peringatan yang diberikan ketika muncul keriput. Saya kembali menatap mata suami saya, kemudian ia tersenyum dan menciumku sebelum berkata, “Itu terjadi dan kita sudah menua bersama. Ini adalah hal yang menarik!” Kami pun tertawa bersama.

Suami saya juga mengatakan ia tidak terlalu terkejut mata saya menjadi bagian pertama di wajah yang keriput karena bola mata saya adalah energi kebahagiaan, dimana itu berarti saya bahagia dan ia bangga dengan hubungan kami berdua.

Saya kemudian teringat dengan banyak iklan yang mempromosikan produk kecantikan untuk menunda atau menghilangkan keriput, dimana membuat banyak wanita takut untuk menjadi tua. Pada akhirnya, semua dari kita akan menua dan ini adalah proses alami. Namun, hal ini bukanlah sesuatu yang buruk. Nikmatilah setiap waktu dan setiap perubahan di dalam hidup. (sunnysky.com)

_____________________________

Wajah keriput, dahi mengkerut. Punggung membungkuk, jalan pun tertunduk.

Kita menjadi tua! Walaupun banyak orang menghindarinya dengan segalam macam kosmetik dan suplemen, tapi kelak kita semua pasti akan mengalaminya.

Janganlah takut akan menjadi tua, tapi takutlah tidak menjadi dewasa. Setuju ?