KEHILANGAN TRUK

Seorang tukang pipa ledeng di Chicago membeli sebuah truk besar untuk mengangkut seluruh peralatan kerjanya sehingga ia bisa membuat usaha keliling. Suatu hari, dia mengemudikan kendaraannya itu ke sebuah toko untuk urusan bisnis namun meninggalkan kunci mobilnya di dalam truk tersebut. Saat ia keluar dari toko, ia mendapati truknya sudah lenyap.

Dia terkejut atas hilangnya truk miliknya itu, ia pun cepat-cepat menghubungi polisi. Pihak berwajib mengungkapkan bahwa saat itu memang sedang ada banyak pencuri mobil berkeliaran.

“Bila kita tidak menemukan truk Anda dalam satu jam, sebaiknya Anda lupakan saja. Sindikat pencuri itu sangat rapi dan akan membongkar kendaraan dengan cepat dan menjual isinya.”

Pemilik mobil itu sedih karena seluruh bisnisnya hilang. Di dalam truk itu bahkan ada pembayaran berupa cek dan juga pesanan kerja. Setelah berjam-jam pencarian tanpa hasil, harapan untuk menemukan kembali truknya pun hilang.

Walau demikian ia tidak putus asa, ia pun meminta beberapa temannya untuk berdoa baginya. Pada tanggal 13 Oktober 2000, sekelompok temannya itu menaikkan doa yang sederhana, “Ya Tuhan, buatlah para pencuri itu bertobat dan mengembalikan truknya.”

Tiga hari kemudian, pemilik truk itu ditelepone oleh seseorang du Chicago yang berkata, “Datanglah untuk mengambil truk Anda.” Dia pergi ke alamat itu dan truknya ada disana! Mobil itu tidak rusak, cek pembayaran dan pesanan kerjanya masih ada, hanya banyak peralatannya yang hilang.

Beberapa hari kemudian, dia pergi ke pasar loak dan menemukan beberapa peralatannya disana. Setelah mendapatkan bukti bahwa peralatan-peralatan itu adalah miliknya, barang-barang itu dikembalikan kepadanya. Selain itu ada seorang janda yang mendengar tentang doanya itu, lalu memberikan semua peralatan milik mendiang suaminya yang juga seorang tukang ledeng kepada pria itu.

Pengalaman pria tukang ledeng ini memberi sukacita baginya dan juga teman-temannya karena mereka membuktikan betapa berkuasanya doa. Mereka melihat bahwa Tuhan menggenapi janji-janji-Nya sekalipun doa yang mereka panjatkan sangat sederhana.

_______________________________–

Tugas kita manusia berhenti sampai pada bagian kita yang paling maksimal, yaitu berusaha dan berdoa. Selanjutnya biar Tuhan yang mengambil alih melakukan bagianNya dengan caraNya yang ajaib, yaitu melalui mujizatNya.

Sudahkah anda melakukan bagian anda yang paling maksimal ?

logo