IKAN BARRACUDA

Seekor ikan barracuda dimasukkan ke dalam sebuah akuarium berukuran sedang yang bagian tengahnya dipisahkan oleh sebuah kaca pembatas transparan. Di sisi lain, ada banyak ikan kecil yang merupakan makanan kesukaan si barracuda.

Ketika lapar, berkali-kali ikan barracuda mencoba untuk memangsa ikan kecil tersebut, namun usahanya selalu sia-sia karena terbentur kaca pembatas transparan tersebut.

Setelah berminggu-minggu mencoba dan tetap tidak berhasil, si barracuda menyerah dengan menerima kenyataan bahwa perburuan ikan kecil tersebut hanya mengakibatkan kesakitan pada hidung dan mulutnya.

Setelah itu kaca pembatas transparan tadi diangkat, dan apa yang terjadi?

Si barracuda tetap pada posisinya, tidak bergerak ke arah ikan kecil. Rasa lapar semakin mencekam hebat. Sayangnya, si barracuda sama sekali tidak memiliki hasrat untuk memangsa ikan-ikan kecil tersebut.

Akhirnya, ia pun mati kelaparan padahal makanan kesukaannya tepat berada di depan hidungnya.

__________________________________________

Kegagalan yang kita alami hari ini jangan dijadikan sebagai kesimpulan akhir bahwa selamanya hidup kita akan penuh dengan kegagalan yang menyedihkan. Ketika kita memakai gambaran kegagalan hari ini sebagai gambar akhir kehidupan kita, maka yang ada hanyalah kita menunggu untuk mati dengan mengenaskan,

Gagal ? Coba lagi ! Sampai kapan ? Sampai tidak gagal lagi !

Selamat hari Senin, teman!

logo