JANGAN TUTUP GARPUMU!

Seorang wanita didiagnosa penyakit terminal dan hanya memiliki sisa hidup tiga bulan saja.  Ia pun mengundang seorang pendeta datang ke rumahnya dan memberitahukan keinginan terakhirnya. Ia memberitahukan lagu yang harus dinyanyikan pada saat pemakamannya nanti, kutipan Alkitab yang akan dibaca dan pakaian yang ia ingin gunakan nanti.

Lalu wanita itu menambahkan, “Satu hal lagi, saya ingin dimakamkan dengan memegang garpu”.

makan-dengan-sendok

Sang pendeta pun sontak terkejut. Sehingga wanita itu mulai menjelaskan, “Di sepanjang kehadiran saya di acara jamuan malam dan sosial gereja, saya selalu mengingat bahwa ketika piring hidangan sedang dibersihkan, seseorang pasti akan mengatakan kepada setiap orang, ‘Jauhkan garpu Anda’. Itu adalah waktu favorit yang saya suka saat makan malam, karena saya tahu sesuatu yang lebih baik akan terjadi. Seperti beludru kue coklat atau hidangan kue pie apple, sesuatu yang sangat menakjubkan. Jadi saya ingin orang melihat saya ada di dalam peti mati itu dengan garpu di tangan dan bertanya, ‘Ada apa dengan garpu?’. Kemudian, saya ingin Anda menjawab, ‘Pegang garpu Anda, karena yang terbaik akan segera datang’.

Mata sang pendeta pun tiba-tiba dipenuhi dengan air mata sukacita saat ia hendak beranjak meninggalkan kediaman sang wanita. Ia menyadari bahwa sang wanita sudah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang surga daripada dirinya sendiri, dan tahu sesuatu yang lebih baik akan datang.

Tak lama kemudian, wanita itu pun meninggal. Di pemakaman, ketika orang-orang bertanya kepada pendeta mengapa wanita itu memegang garpu, ia teringat dengan apa yang wanita minta untuk disampaikannya. Ia pun menjawab bahwa sang wanita tak bisa berhenti berpikir tentang garpu, dan begitu pula dengan mereka yang ia tahu pasti tak akan berhenti berpikir tentang hal itu.

______________________________________

Seorang teman saya, Rudy namanya, sangat ingat akan kisah ini. Saya pernah sampaikan secara lisan kisah ini ketika ia mengajak saya makan di sebuah mall. Tiap orang mungkin termasuk anda selalu menutup posisi sendok garpunya ketika selesai makan. Tapi saya selalu menyudahi makan dengan posisi sendok dan garpu terbuka ke atas.

Saya menjelaskan kebiasaan selesai makan yang tak lazim itu kepada Rudy dengan kisah ini. Akhirnya sampai sekarang ia begitu ingat akan hal ini. Jangan tutup sendok garpu-mu setelah selesai makan, karena optimis setelah menu yang ada, masih ada menu makanan yang lebih baik.

Bukan maksud saya mengajar anda untuk rakus dan tidak pernah bersyukur. Tapi dari kisah ini,  ada 2 hal yang ingin saya sampaikan kepada anda.

Pertama, setelah semua hal yang indah yang pernah anda nikmati di dunia, ingat ada kehidupan yang jauh lebih indah yaitu surga kelak. Hidup ini seperti uap, sebentar kelihatan lalu lenyap. Tapi minimal di antara yang sebentar itu kita sadar bahwa ada kekekalan kelak di surga.

Kedua, jangan pernah berhenti di zona nyaman. Orang selalu puas dengan semua kenyamanan yang ia dapat saat ini sehingga malas untuk berusaha demi sesuatu yang lebih baik lagi. Optimis-lah bahwa masih ada yang lebih baik yang Tuhan sudah sediakan bagi kita orang percaya.

Ah, saya tutup tulisan saya di subuh ini dengan sebuah lagu buat anda. Silahkan menikmati!

 

cropped-gideoncom.jpg

5 Replies to “JANGAN TUTUP GARPUMU!”

  1. Terima kasih buat kisah2 inspirasix. Pak Gideon. Ada atau tak ada komentar, tetaplah terus membagikan kisah2inspirasi Pak Gideon, karena semua pasti ada hikmat dan manfaatx bagi yg membacax. Salah satux saya. Jbu

  2. Thx pak Gi….untuk kisahnya, sudah mengingatkan kita semua bahwa hidup bersama dengan Tuhan jauh lebih baik dan selalu Semangat dalam menjalani hidup……GBU

  3. Ini berlaku utk garpu doank yaa…
    Kalau sendoknya tertutup tp garpu terbuka artinya apa yaa….
    Ato sendok terbuka tp garpu tertutup apa yaa….
    Lha kalo ketambahan pake pisau kalo pas makan steak itu gmn donk meletakkannya….
    Ha•⌣•ha•⌣•Ha•⌣•ha=))=)). Joke only…. No offended/ get mad yaa…

    Bravo dee for all the story! ^=^
    Ganbbatte, Fighting, Cemungud,
    Fire, Jia you,…. Hhmmm, apalagi yaa?…. •”̮• ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ •”̮• ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

    ⌣»̶·̵̭̌·✽τнänκ чöü✽·̵·̵̭̌«̶⌣

  4. Kisahnya bagus..
    apalagi ditambah lagunya, walaupun lawas tp enak didenger, aq ngetik komen ini sambil ditemeni lagu ini.
    Asyiikk.., klo gk salah lagu ini judulnya tomorrow will be better yo..Om?..(*_*)

Comments are closed.