DOA ADIK

Alkisah ada dua orang laki-laki bersaudara. Mereka sudah yatim piatu sejak remaja. Keduanya bekerja pada sebuah pabrik kecap.

Mereka hidup rukun , dan sama-sama tekun belajar Firman Tuhan. Mereka berusaha melakukan Firman tersebut  dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin.

Untuk datang ke tempat mereka belajar Alkitab, mereka acap kali harus berjalan kaki untuk sampai ke rumah Bapak Pendeta. Jaraknya sekitar 10 km dari rumah peninggalan orang tua mereka.

Suatu ketika sang kakak berdoa memohon berkat untuk membeli sebuah mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya, bila pergi belajar Alkitab. Tuhan mengabulkannya, jabatannya naik, dia menjadi kepercayaan sang direktur. Dan tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki. Dia mendapatkan bonus karena omzet perusahaannya naik.

Lalu sang kakak berdoa memohon seorang istri yang sempurna, Tuhan mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik karakternya.

Kemudian berturut-turut sang Kakak berdoa memohon kepada Tuhan akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain. Dengan motivasi supaya bisa lebih gampang dalam mendekatkan diri kepada Tuhan. Dan Tuhan selalu mengabulkan semua doanya itu.

Sementara itu, sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pelajaran Alkitab, maka sang adik sering kali harus berjalan kaki untuk belajar Alkitab ke rumah bapak Pendeta mereka.

Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya. Dia dia teringat bahwa adiknya selalu membaca selembar kertas saat dia berdoa, menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdoa.

Lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati adiknya supaya selalu berdoa kepada Tuhan dan berupaya untuk membersihkan hatinya, ” Dik, sesungguh ketidakmampuan kita menghapal isi Firman Tuhan di Alkitab bisa jadi karena hati kita kurang bersih.. “

Sang adik mengangguk, hatinya terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.

Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan doanya tak pernah terkabul.

Sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan pesan adiknya untuk dijadikan sebuah tempat persekutuan.  Tiba-tiba matanya tertuju pada selembar kertas yang terlipat dalam Alkitab dan tertulis di sana tulisan adiknya yang sangat ia kenal.

“Ya, Tuhan. tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu,
Ampunilah aku dan kakak-ku, kabulkanlah segala doa-doa kakak ku,
Jadikan Kakakku selalu berada dalam naungan KasihMu,
Bersihkanlah hatiku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku
di dunia maupun di surga ”

Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya.Dia telah salah menilai adiknya. Tak dinyana ternyata adiknya tak pernah sekalipun berdoa untuk memenuhi nafsu duniawinya.

_______________________________________________________

Kekayaan, kemiskinan, kebaikan, keburukan dan setiap musibah yang menimpa manusia merupakan ujian dari Tuhan. yang diberikan kepada anak-anakNYA. Itu bukan ukuran kemuliaan atau kehinaan seseorang. Janganlah bangga karena kekayaan dan janganlah putus asa karena kemiskinan !

logo_1543818_web

4 thoughts on “DOA ADIK

  1. That’s right….
    Banggalah hanya krn namamu tercatat di buku kehidupan& hidup yg berkenan dihadapan Bapa di surga…. ^=^
    Have a Blessed Sunday. Jbu

  2. Puji Tuhan pak gideon,saya bnr2 terberkati dari kisah di atas..
    Terimakasih atas renungan pagi ini..Tuhan memberkati

  3. Kisah yg menginspirasi kita smua.terkadang manusia menilai dr apa yg dilihatnya.kekayaan dan kemiskinan menjadi tolak ukur manusia. tetapi Tuhan melihat dr hati anak”Nya.thanks Ko Gideon yg setiap hari memberikan kisah inspirasi yang menjadi berkat bagi kita smua.amin.

  4. Iy setuju.sy pernah mengalaminy wlu tdk sm persis.
    Bapa slu &akn slu melihat hati stiap ank”nya.Olh krn itu kita smua hrs slu mau u/ belajar memiliki kuat roh (Iman yg kuat) stiap hrnya.juga berlomba” merendahkan hati kpdNYA.
    Bila hidup kita mjd sukses,makmur dlm sgl hal itu adl Hadiah/bonus &Anugrah dari Bapa.
    Lakukan bagian kita sbg Anak”Nya &biarlah DIA akn melakukan bagianya pd kita stiap anak”nya!
    Thank ko G.ats kisahnya. Tetap semangat trs dlm berkarya& juga dlm pelayananya.slu tersenyum.
    Met berlibur&met melayani.thx Gbh

Comments are closed.