BERDOA DULU

Alkisah, seorang pria yang tidak memiliki apa-apa untuk dimakan keluarganya. Ia hanya memiliki senapan tua dan tiga kerang.

Ia memutuskan untuk pergi keluar dan memburu sesuatu untuk makan malam. Saat ia menyusuri jalan, ia melihat seekor kelinci dan melupakannya.

Lalu, ia melihat seekor tupai dan melepaskan tembakan ke arah tupai dan melupakannya.

Ketika ia melangkah lebih jauh, ia melihat seekor kalkun liar di pohon dan ia hanya memiliki satu peluru, tapi sebuah suara seperti terdengar yang berkata,

berdoa dulu, arahkan tujuan, dan tetap fokus.”

Namun, pada saat yang sama, ia melihat seekor rusa yang menurutnya lebih baik. Ia menurunkan senapannya dan mengarahkannya ke rusa.

Tapi, kemudian ia melihat seekor ular derik di antara kedua kakinya yang akan menggigitnya. Spontan ia menurunkan senapannya untuk menembak ular derik itu.

Tetap saja, suara itu terdengar lagi berkata,

kataku, berdoa, arahkan tujuan, dan tetap fokus.

Maka, pria itu memutuskan untuk mendengarkan suara hatinya. Ia berdoa, lalu mengarahkan senapannya ke atas pohon, dan menembak kalkun liar.

Peluru memantul pada kalkun dan membunuh rusa itu. Pegangan pada senapannya jatuh dan menjatuhi ular di kepalanya dan ular itu mati. Dan, ketika senapannya padam, ia menjatuhkannya ke kolam.

Ketika pria itu berdiri untuk melihat-lihat, ia memiliki ikan dalam semua kantongnya, seekor rusa dan seekor kalkun dimakan. Ular sudah mati.

________________________________-

Demikianlah dalam kehidupan kita. Hendaknya kita berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan apapun, menetapkan tujuan, dan tetap fokus pada Tuhan.