BATU AJAIB

Ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia 
tetap rajin membaca. Suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa saja menjadi emas. 


Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu ersebut,

iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu. 
Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila disebut, 
seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya. 

Setiap hari pemuda itu memungut batu, merasakan suhu batu tersebut lalu 
membuangnya ke laut dalam setelah tahu kalau batu dalam genggamannya itu dingin-dingin saja. Satu batu, dua batu, tiga batu dipungutnya dan dilemparkannya kembali ke dalam laut. Satu hari, dua hari, satu minggu, 
setahun ia berada di pantai itu. Kini menggenggam dan membuang batu 
telah menjadi kebiasaannya. 

Suatu hari secara tak sadar, batu yang dicari itu tergenggam dalam 
tangannya. Namun karena ia telah terbiasa membuang batu ke laut, maka batu ajaib itupun tak luput terbang ke laut dalam. Lelaki miskin itu 
melanjutkan ‘permainannya’ memungut dan membuang batu. Ia kini lupa apa yang sedang dicarinya. 

____________________________________________________________________
 Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia. 

Bila hidup ini cuman suatu rentetan perulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup. 

Setiap hari merupakan hadiah baru yang menyimpan sejuta arti.

One thought on “BATU AJAIB

Comments are closed.