BAIK ATAU BURUK ?

Seorang pria mendatangi orang bijak dan mulai menangis menceritakan masalah-masalahnya, “Guru, tolong selamatkan saya dari peristiwa buruk. Saya tinggal di daerah kota yang buruk dan sifat buruk orang di sana mempengaruhi saya. Ini membuat saya melakukan hal-hal yang buruk juga!”

Orang bijak itu mengangguk untuk memahami dan mengajak pria itu berjalan-jalan di taman. Setelah beberapa lama mereka melihat seorang tukan kebun mencampurkan pupuk untuk pohon-pohon. Pupuk itu berbau cukup menyengat, sehingga pria itu mengikatkan saputangan ke hidungnya.

Melihat itu, orang bijak itu hanya tersenyum, tapi tidak mengatakan apa-apa. Mereka melanjutkan perjalanan, mereka menemukan banyak tanaman yang indah dengan bunga yang harum. Pria itu sekarang sudah membuka kain penutup hidungnya, lalu menikmati perjalanan dengan mencium harum bunga, tapi ia melihat orang bijak itu hanya tersenyum dalam diam.

Pria itu mulai berpikir, “Apakah orang ini sudah gila? Saya datang kepadanya dengan masalah besar dan ia malah membawa saya jalan-jalan, lalu ia hanya tersenyum diam-diam sepanjang jalan. Saya berharap ia tidak membuat saya jengkel.” Akhirnya, karena ia tidak tahan dengan keheningan orang bijak itu, ia bertanya, “Guru, kenapa Anda tersenyum? Apakah aku melakukan sesuatu yang salah?”

Orang bijak itu menjawab, “Aku tersenyum berpikir tentang bagaimana manusia bereaksi terhadap hal-hal buruk dan bagaimana bereaksi ketika sebaliknya. Tanaman ini dipelihara oleh pupuk yang tidak seperti makanan lezat yang dimakan oleh manusia. Tapi tanaman itu mengubah pupuk bau menjadi bunga yang harum. Bunga-bunga tidak meninggalkan kualitas wangi mereka entah ketika kita menghancurkan mereka, mencabut, atau merobek kelopaknya. Tapi kita manusia, yang konon lebih maju secara ilmiah dibandingkan dengan spesies lain, cepat meninggalkan sifat-siat baik dan mengambil sifat buruk !”

Mendengar kata-kata orang bijak itu, pria itu menyadari kesalahannya dan kembali bijaksana.

______________________________________

Dalam hidup ini,  kita pasti pernah mengalami hal yang buruk, sesuatu yang kita tengking-tengking dalam nama Yesus ketika itu terjadi. Saat seperti itu tidak ada hal lain selain kita bertanya kepada Tuhan mengapa kita harus mengalaminya.

Tapi ketika kita mengetahui kebenaran, kita tidak perlu takut.  Walau hal buruk itu diijinkan terjadi, Tuhan sanggup mengubahkan yang buruk menjadi baik, tiada yang mustahil bagi Tuhan.  Tetaplah bersyukur, tetap kuat dan bertahan hingga Tuhan menyatakan rencanaNya. Kita harus yakin bahwa apa yang terjadi tidak akan pernah melebihi kekuatan kita.

logo