Bahagia itu ada di sini! Bukan di sana.

Ini tentang foto kebersamaan kami malam ini.
Mama dan putra tunggalnya.

Sekali lagi lewat foto ini saya mau sampaikan, bahwa kebahagiaan kami tidak tergantung oleh keadaan kami.
Kami berdua happy banget saat ini!

10 hari yang lalu, Mama habis operasi katarak untuk mata kirinya.

Meskipun Mama masih kabur pandangan matanya setelah operasi katarak.
Tapi saya bersyukur kepada Tuhan Yesus, karena Prof. dr. Sjamsu Budiono, Sp.M(K) sudah bekerja dengan semaksimal yang beliau mampu lakukan.

Operasi berjalan dengan baik, tanpa ada malpraktek atau infeksi.

Terima kasih juga kepada Anda yang telah mendoakan Mama, baik secara langsung maupun tidak langsung, lewat sosmed ini.

Menurut diagnosa dokter,  yang menyebabkan pandangan Mama masih kabur adalah AMD (Age Macular Degenaration).
Tapi saya tidak pernah kecewa kepada Tuhan, apapun hasil operasi Mama.

Selamanya IA tetap Bapa yang sangat baik buat kami berdua.

Saya percaya, mujizat Tuhan masih berlaku masa AnugerahNya buat kami dan buat Anda.

Meskipun dana terkuras habis untuk operasi ini, saya pun tetap bersyukur dan bersukacita, karena berkat Tuhan selalu cukup buat kami.

Untuk operasi mata kanan Mama selanjutnya pun, saya tetap percaya, pasti Tuhan akan cukupkan semua biayanya.

Ada banyak yang menyarankan saya untuk memakai BPJS untuk operasi mata Mama.

Tanpa mengurangi rasa hormat saya bagi yang memakai layanan asuransi dari pemerintah ini.
Jujur, saya tak pernah akan tega melihat orang tua yang sangat saya cintai, dan tinggal satu-satunya ini, mendapatkan layanan yang paling standar.

Dengan segala daya upaya, saya usahakan memberi yang terbaik buat Mama saya, selagi Mama masih ada.

Kalau sudah tiada, yang termahal pun tiada guna.

Saya juga teringat, Mama tak pernah memberikan yang standard buat hidup saya.

Dari kecil hingga kini, Mama tidak pernah perhitungan atau merasa keberatan untuk memberikan segala yang terbaik buat saya.

Mama juga dengan segala usaha dan upaya, selalu merawat saya ketika saya sakit.
Apapun Mama tempuh demi kesembuhan saya.

Jadi, bagaimana pun saya tetap berusaha untuk memberi yang terbaik buat Mama saya.
Sudah selayaknya.

Sekali lagi teman, lewat tulisan dan foto kami berdua saat ini,
yang pertama, saya cuma mau bilang bahwa kebahagiaan kami sangat tidak tergantung oleh keadaan kami.

Kebahagiaan kami adalah punya Tuhan Yesus yang sangat baik, sumber segalanya buat kami berdua.
Juga buat Anda tentunya.

Yang kedua, layani orang tuamu saat ini dengan standar tertinggi yang engkau bisa.
Ketika mereka telah tiada, maka semua yang kau beri dengan standar tertinggi, sia-sia belaka.
Bahkan hanya untuk pencitraan saja.

Gideon Yusdianto
Instagram @61d30n