HIDUP BERMAKNA

Namanya Todd Blake, seorang mahasiswa di University of Florida. Tahun 2009, ketika baru satu bulan masuk semester pertama ia mengalami gejala penyakit yang aneh. Tapi dengan tekad yang gigih akhirnya dia berhasil lolos dari penyakit yang mengerikan. Akhirnya Todd membantu menginspirasi penderita kanker yang lain untuk mewujudkan impiannya.

1

Foto: copyright today.com

Seperti yang dilansir oleh today.com, Todd mengaku bahwa ia merasa lelah setiap saat dan tertidur ketika membaca buku pelajaran. Selain itu ia juga berkeringat di malam hari. Dan ternyata ada benjolan di bawah ketiak dan lehernya. Rupanya ia didiagnosa terkena limfoma Hodgkin.

Penyakit kanker yang dideritanya ternyata semakin parah hingga mencapai stadium empat. Selama lima tahun, ia harus mengikuti serangkaian kemoterapi, radiasi, dan transplantasi sumsum tulang. “Rasanya sangat berat dan seringkali saya merasa ingin berhenti dan menyerah,” kenang Todd.

2

Alih-alih menyerah, Todd berusaha untuk terus memotivasi dirinya. “Saya terus memaksa diri saya dengan membayangkan hari saat saya akhirnya lulus dan menyelesaikan semuanya. Bisa lulus dan naik ke podium adalah hal yang penting untuk saya. Itu adalah simbol pencapaian saya.”

Todd akhirnya mengikuti kuliah dan sistem kelas online, hingga pada akhirnya ia berhasil mendapat gelar sarjana di bidang bisnis. Istimewanya lagi, ia bisa lulus dengan IPK sempurna 4,00. Apa rahasianya bisa terus bertahan dan termotivasi untuk maju?

“Kalian harus selalu positif. Jika kalian menyerah untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita kalian, itu berarti kalian sudah tak mau hidup lagi,” ungkap Todd. Todd menambahkan bahwa ia membuat tujuan impiannya untuk bisa lulus dengan terus maju.

Setelah lulus dengan IPK sempurna, kini Todd mengambil kelas kewirausahaan dan merancang sejenis program untuk mengabulkan harapan semua orang yang bernama “Live for Today Foundation.” Program ini ditujukan kepada para penderita kanker yang berusia 18-35 tahun. Jadi program ini membantu para penderita kanker untuk bisa segera mewujudkan impiannya. Sementara donasi datang dari para sukarelawan dan para pengusaha.

3

Todd yang lulus dengan IPK 4.00. | Foto: copyright today.com

Beruntung Todd akhirnya bisa memiliki istri seperti Maja. Maja yang bekerja sebagai peneliti kanker darah dengan Mayo Clinic di Florida adalah sosok yang sangat perhatian dan penyayang. Ia selalu mendampingi Todd yang harus mengikuti berbagai macam perawatan.

“Todd adalah motivasi dan inspirasi terbesar saya karena begitu banyak pasien di luar sana yang tak mau melakukan pengobatan seperti Todd, dan kami berusaha setiap hari untuk menghilangkan rasa enggan tersebut dan memberikan pengobatan yang mereka butuhkan,” jelas Maja.

Todd sudah bisa dinyatakan sembuh dari kanker, tetapi ia masih berjuang melawan penyakit tersebut. “Sejujurnya saya tidak tahu berapa lama lagi saya akan hidup,” ujar Todd. “Saya berusaha untuk mengisi waktu hingga nanti ada obat yang bisa menyembuhkan saya. Saya berharap penelitian bisa menemukan pengobatan baru setiap tahun agar saya bisa terus bertahan,” imbuhnya.

Dengan “Live for Today Inspiration”, Todd terus berusaha untuk membantu para penderita kanker lain untuk mewujudkan impian mereka.

__________________________________________________________

Siang kemarin di kantor saya bertemu dengan pak Gie, pemimpin redaksi Swara News. Pak Gie niatnya hanya memberi saya koran mingguannya. Seraya menunjukkan kolom tulisan saya di web ini yang dimuat di Swara News, beliau mulai berkisah bagaimana awal membangun mimpinya.

Dari sorot matanya yang berbinar-binar ketika bercerita, saya bisa merasakan aliran semangatnya begitu antusias menjalani hobi yang akhirnya menjadi profesinya. Pak Gie sempet dicibir oleh papanya ketika masuk membenamkan kehidupannya di bangku akademi wartawan. “Mau makan apa jadi wartawan itu ?! “, demikian olokan papanya.

Wonocolo-20140827-01374

Yang saya tangkap dari perbincangan siang itu adalah konsistensi pak Gie dalam membangun mimpinya. Meskipun banyak kritikan, banyak halangan dan tantangan, tapi beliau tetap maju dan maju. Ketika di tanya seseorang, “Wah, membuat koran sendiri pasti ada cukong yang memodali ya?” Jawab pak Gie “Koran ini dimodali kelahirannya oleh PKL”. “Wah, group perusahaan apa tuh PKL?” tanya orang itu kembali penasaran. “Pedagang kaki lima ! Itulah PKL!”, jawabnya.

Ya, dari usaha jualan makanan sang istri  pak Gie memulai perjalanan mimpinya. Ketika saya bertanya apa yang menjadi visi dalam membuat koran Swara News? Pak Gie ingin memaknai medianya menjadi tempat bertemunya para pelaku bisnis UKM dengan pembeli yang membutuhkan. Ah, sebuah peluang usaha yang sedang ia ciptakan!

Jadi teman, jadikan hidupmu bermakna dan berdampak buat orang lain. Mungkin anda bertanya bagaimana caranya? Simple ! Mulailah kehidupan anda dengan antusias, jangan pernah menyerah dengan keadaan. Halangan dan tantangan itu sudah jamak dialami oleh banyak tokoh-tokoh besar. Tapi dari kegigihannya, hidupnya bisa menjadi penyemangat hidup orang lain. Sama seperti kisah Todd dan pak Gie yang saya tuturkan hari ini.

Hidup bahagia atau hidup bermakna yang lebih anda pilih? Kalau saya pilih hidup bermakna, karena rentetannya pasti hidup menjadi lebih bahagia. Coba saja….!

-gideon yusdianto-

 

 

2 thoughts on “HIDUP BERMAKNA

  1. Thank you, pak Gideon atas tulisan tentang saya yang biasa ini. Sudah terlanjur nyemplung membuat saya meneruskan. Kata teman, sudah tahu ini bisnis unik (baca media) kok ya mau diteruskan. Hahaha …..

    Bagi saya ketekunan dan konsistensi menjadi dasar pijakan saya membangun mimpi saya. Kendati tidak mulus seperti kisah sukses ya…..

    Kata Napoleon Hill “Bagaimana caranya hambatan dijadikan sebagai batu loncatan” untuk meraih impian kita.

    Sukses pak Gideon!

Comments are closed.